Nama Inovasi

Sakola Juara (SaKOJA)

Pelaksana

Dinas Pendidikan ()

Tujuan

SaKOJa dikembangkan dengan harapan dapat membawa Kota Bandung dalam era Pendidikan 4.0. Selain untuk meningkatkan mutu Pendidikan dan memberi kemudahan bagi Pendidik, Tenaga Kependidikan, Peserta Didik, Orang Tua dan masyarakat, diharapkan SaKOJA dapat memberikan gambaran sebagai bahan analisa Pendidikan di Kota Bandung hingga ke level mikro, lever per peserta didik, baik perkembanganna, minat serta kesulita-kesulitan yang dihadapi. SaKOJA pun, dilain pihak, dapat memberikan gambaran akan kebutuhan pada industri 4.0 dan dapat mengeksplorasi untuk kemungkinan baru di masa-masa mendatang, dapat menyebarkan potensi dari teknologi digital, konten dan sumber bahan ajar yang bersifat terbuka dan data yang dipersonalisasi yang terhubung dan terintegrasi, serta membuat sebuah cetak biru pendidikan yang baru, yang sesuai dengan perkembangan jaman.

Manfaat

SaKOJA memberi banyak manfaat, seperti administrasi mengajar digital, hingga akhirnya dapat saling berbagi ilmu, dokumen, administrasi pembelajaran dan banyak hal lagi antara para pendidik di Kota Banndung. Secara rinci, manfaat yang didapatkan dari SaKOJA ini adalah: 1. Mempercepat kegiatan belajar di mana saja dan kapan saja. Terutama di luar kelas. 2. Memberikan pengajaran yang lebih personal, dalam artian setiap peserta didik dapat menyesuaikan level kesulitan sebuah materi, menghindari pembelajaran yang sama untuk seluruh peserta didik yang berbeda. 3. Memungkinkan metode pembelajaran yang berbeda, seperti Blended Learning dan sebagainya. 4. Memungkinkan sebuah analisa data yang mendalam terhadap kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan hasil capaian Peserta Didik. 5. Memberikan Informasi yang akurat dan cepat kepada Orang Tua mengenai perkembangan Peserta Didik secara real time. 6. Memberikan gambaran kepada Orang Tua mengenai apa yang diajarkan oleh Pendidik kepada Peserta Didik. 7. Perubahan metode Ujian dan Asesmen. 8. Membangun sebuah Pusat Sumber Belajar Digital Kota Bandung, yang berisikan bahan dan media ajar gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar.

Hasil

Hasil Inovasi ini adalah sebuah portal terintegrasi, SaKOJA, Sakola Juara, yang didalamnya terdapat : 1. Sikaya, Sistem Kelas Maya, kelas digital bagi pembelajaran di Kota Bandung. 2. Sipuber, Sistem Informasi Pusat Sumber Belajar, berisikan bahan dan media ajar yang dapat diakses oleh seluruh anak-anak Indonesia secara gratis.

Deskripsi

Invonasi ini direncanakan, dibangun dan dibuat dalam rangka memperkaya, melengkapi dan memberi kemudahan lain dalam rangka proses belajar mengajar menghadapi era Pendidikan 4.0. Dinas Pendidikan Kota Bandung, sebagai Organisasi Perangkat Daerah dengan yang memiliki Sasaran untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat dirasa perlu untuk terus melakukan inovasi agar kualitas dan mutu Pendidikan, khususnya di Kota Bandung terus meningkat. SaKOJa dikembangkan dengan harapan dapat membawa Kota Bandung dalam era Pendidikan 4.0. Selain untuk meningkatkan mutu Pendidikan dan memberi kemudahan bagi Pendidik, Tenaga Kependidikan, Peserta Didik, Orang Tua dan masyarakat, diharapkan SaKOJA dapat memberikan gambaran sebagai bahan analisa Pendidikan di Kota Bandung hingga ke level mikro, lever per peserta didik, baik perkembanganna, minat serta kesulita-kesulitan yang dihadapi. SaKOJA pun, dilain pihak, dapat memberikan gambaran akan kebutuhan pada industri 4.0 dan dapat mengeksplorasi untuk kemungkinan baru di masa-masa mendatang, dapat menyebarkan potensi dari teknologi digital, konten dan sumber bahan ajar yang bersifat terbuka dan data yang dipersonalisasi yang terhubung dan terintegrasi, serta membuat sebuah cetak biru pendidikan yang baru, yang sesuai dengan perkembangan jaman. SaKOJA memberi banyak manfaat, seperti administrasi mengajar digital, hingga akhirnya dapat saling berbagi ilmu, dokumen, administrasi pembelajaran dan banyak hal lagi antara para pendidik di Kota Banndung. Secara rinci, manfaat yang didapatkan dari SaKOJA ini adalah: 1. Mempercepat kegiatan belajar di mana saja dan kapan saja. Terutama di luar kelas. 2. Memberikan pengajaran yang lebih personal, dalam artian setiap peserta didik dapat menyesuaikan level kesulitan sebuah materi, menghindari pembelajaran yang sama untuk seluruh peserta didik yang berbeda. 3. Memungkinkan metode pembelajaran yang berbeda, seperti Blended Learning dan sebagainya. 4. Memungkinkan sebuah analisa data yang mendalam terhadap kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan hasil capaian Peserta Didik. 5. Memberikan Informasi yang akurat dan cepat kepada Orang Tua mengenai perkembangan Peserta Didik secara real time. 6. Memberikan gambaran kepada Orang Tua mengenai apa yang diajarkan oleh Pendidik kepada Peserta Didik. 7. Perubahan metode Ujian dan Asesmen. 8. Membangun sebuah Pusat Sumber Belajar Digital Kota Bandung, yang berisikan bahan dan media ajar gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar.

Kelengkapan

Belum Lengkap