Judul

Survey Indeks Liveable City

Pelaksana

LPPM ITB

Abstrak

Kota Bandung sebagai kota metropolitan yang terus tumbuh tentunya memerlukan berbagai perbaikan dan pembangunan yang merata dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Untuk menjadikan Bandung sebagai kota nyaman yang ideal, dibutuhkan suatu inovasi dan pemikiran progresif dari para manajer kota terutama Walikota, untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang tegas dalam pembangunan kota. Kajian ini menggunakan dua pendekatan dalam merumuskan nilai Livable City Index (LCI) yaitu pendekatan subjektif yang melibatkan persepsi dari masyakarat Kota Bandung dan pendekatan objektif yang melibatkan data-data serta fakta yang tersedia dan terdokumentasi. Adapun aspek-aspek yang ditinjau adalah aspek transportasi, aspek tata ruang, aspek ekonomi, aspek utilitas, aspek liingkungan hidup dan kesehatan, aspek sosial dan aspek akses pada pelayanan dasar. Berdasarkan pada hasil pengolahan data, didapatkan bahwa skor LCI Kota Bandung sebesar 7,3 dari skala nilai 0 sampai 10 dengan nilai LCI tertinggi didapatkan oleh Kecamatan Cibeunying Kaler dengan skor 8,21 dan LCI terendah didapatkan oleh Kecamatan Gedebage dengan skor 6,74. Skor tersebut dapat dijadikan baseline skor LCI bagi Kota Bandung di tahun 2017 sehingga proses komparasi skor LCI dilakukan antara satu tahun dengan tahun lainnya di Kota Bandung. Pada tahun 2020, Kota Bandung ditargetkan akan mencapai nilai LCI 8,0. Oleh karena itu Pemerintah Kota Bandung perlu melakukan Maintain and Control pada kecamatan yang sudah memiliki LCI di atas 7,3 dan Improve untuk meningkatkan kinerja indikator LCI di wilayah kecamatan yang masih memiliki nilai di bawah 7,3.

Kata kunci: Livability City, Sustainability, Kota Bandung

Tindak Lanjut

Indikator dalam target dalam RPJMD 2013-2018